Kamis, 24/11/2005 20:19:36 | 3.254 hit |
Ketua Komisi X Akan Perjuangkan Terus Anggaran Pendidikan Nasioanal 20%
Komisi X DPR RI akan tetap memperjuangkan pemenuhan
anggaran pendidikan nasional sebesar 20% sebagaimana
diamanatkan UUD. Karena saat ini pemerintah hanya bisa memenuhi anggaran pendidikan nasional sekitar 11%.
Kendati demikian, dibandingkan dengan
anggaran sektor-sektor lain, anggaran pendidikan kali
ini termasuk paling besar, yakni Rp 36 triliun.
"Kita akan perjuangkan terus agar anggaran pendidikan
bisa terpenuhi 20%. Anggaran pendidikan saat ini sudah
paling besar dari semua sektor,"papar Ketua Komisi X
Zuber Syafawi, di Jakarta, Kamis (24/11/2005).
Menurutnya, tidak tercapainya anggaran pendidikan
nasional sebesar 20% dari APBN pada tahun 2006
dikarenakan tiap sektor menginginkan agar anggaran
departemen masing-masing juga dapat dipenuhi. "Secara
konsepsi saat kita rapat dengan Mendagri, Mendiknas,
Menag dan Men-PAN dan Menkeu, semua sepakat anggaran pendidikan tahun 2006 sebesar 20%,"terang anggota F-PKS membeberkan.
Tapi, lanjut dia, ketika dalam pembahasan,
masing-masing departemen memperjuangkan anggarannya masing-masing. Sehingga anggaran untuk pendidikan nasional hanya dapat dipenuhi 11%. Karaan itu pula, Zuber, yang juga fungsionaris DPW PKS Jawa Tengah itu meminta agar anggaran sebesar itu diamankan agar tidak terjadi kebocoran.
Disinggung soal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK)
yang memutus bahwa kebijakan pemerintah tentang
anggaran pendidikan nasional melanggar UUD, ia
menjelaskan bahwa, masalah telah diselesaikan antara
DPR dan Menkeu dengan MK. "itulah realitas yang
ada,"katanya.
Ia menambahkan, pemenuhan anggaran pendidikan nasional
sebesar 20% kemungkinan akan terpenuhi pada tahun
2009. (fud)
Pengirim: Handoyo Update: 24/11/2005 Oleh: Handoyo