477
views
         

PKS Minta Jaksa Agung Tindak Tegas Jaksa Nakal

25 Nov 2011 | 01:28 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi Hukum dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsy meminta Jaksa Agung Basrief Arief menindak tegas jaksa nakal. 

"Saya berharap Pak Basrif Arief meningkatkan pembinaan dan pengawasan internal, ini sebenarnya merupakan bagian dari agenda reformasi kejaksaan," kata Aboe Bakar kepada okezone, Kamis (24/11/2011) malam.

Menurut dia tertangkap tangannya jaksa Sistoyo dan terbongkarnya kasus hubungan seks antara jaksa HS dengan tahanan di Surabaya menambah daftar catatan hitam Korps Adhyaksa. 

"Saya lihat hal demikian bukan persoalan pidana biasa, ini sudah termasuk abuse of power, mereka bisa melakukan tindakan seperti itu karena posisinya sebagai penegak hukum," ujarnya.

Karena itu, Aboe Bakar meminta Kejaksaan bertindak tegas terhadap jaksa nakal. "Karenanya mereka harus ditindak dengan tegas, sanksi yang diberikan bukan cuman pidana saja, harus dipertimbangkan penyalahgunaan kekuasaan yang mereka lakukan," sambungnya.

Terbongkarnya skandal-skandal di lembaga penuntut umum ini, lanjutnya harus mendapatkan perhatian serius. "Jangan sampai penuntutan perkara menjadi barang dagangan, apalagi persoalan korupsi," imbuhnya. 

Kejaksaan Agung hingga jelang akhir tahun ini menerima 1.500 laporan jaksa nakal. Laporan didominasi perkara pemerasan dan penyuapan yang diduga dilakukan para jaksa. 

"Kita itu banyak ya terima laporan, 1.500 tahun ini. Kita sudah menyelesaikan, tapi yang terbukti itu 196 kasus sampai bulan September," kata Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy



BERITA TERBARU LAINNYA
Tata Kelola Pendidikan Tinggi Harus Diperbaiki
11 Jan 2012 | 20 : 29 WIB
Triwisaksana: Transjakarta Harus Perhatikan Kebutuhan Warga Jakarta
11 Jan 2012 | 13 : 45 WIB
Herlini: Data Ulang PJTKI, Tidak tegas PJTKI ilegal
11 Jan 2012 | 11 : 44 WIB
Pencabutan Perda Miras Dorong Kriminalitas & Dekadensi Moral Anak Bangsa
10 Jan 2012 | 20 : 28 WIB
DPP PKS Latih Relawan Perempuan
10 Jan 2012 | 16 : 17 WIB

MEDIA PKS